Prayogo Official: Jaringan Komputer

Inspira Karya Cipta

Selamat Datang Di Prayogo Official

Portal sharing and Caring ,edukasi, Tips, Digital Marketing, Workshop, Seminar, Training, Multiedia Dan Program Komputer

Selamat Datang Di Prayogo Official

Portal sharing and Caring ,edukasi, Tips, Digital Marketing, Workshop, Seminar, Training, Multiedia Dan Program Komputer

Selamat Datang Di Prayogo Official

Portal sharing and Caring ,edukasi, Tips, Digital Marketing, Workshop, Seminar, Training, Multiedia Dan Program Komputer

Selamat Datang Di Prayogo Official

Portal sharing and Caring ,edukasi, Tips, Digital Marketing, Workshop, Seminar, Training, Multiedia Dan Program Komputer

Selamat Datang Di Prayogo Official

Portal sharing and Caring ,edukasi, Tips, Digital Marketing, Workshop, Seminar, Training, Multiedia Dan Program Komputer

Tampilkan postingan dengan label Jaringan Komputer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jaringan Komputer. Tampilkan semua postingan

28.1.14

Subnetting

Subnetting adalah suatu metode untuk memperbanyak network ID dari suatu network ID
yang telah anda miliki.
Contoh Kasus :
Sebuah perusahaan memperoleh Ip Address network kelas C 192.168.0.0. Dengan Ip network tersebut maka akan didapatkan sebanyak 254 (28 – 2) alamat Ip Address yang dapat kita pasang pada computer yang terkoneksi pada jaringan.
Yang jadi masalah adalah bagaimana mengelola jaringan dengan dengan jumlah computer dari 254 tersebut. Tentu tidak mungkin jika anda harus menempatkan computer sebanyak itu dalam satu lokasi.
Jika anda hanya menggunakan 30 komputer dalam satu kantor, maka ada 224 Ip address yang tidak akan terpakai. Untuk mensiasati jumlah Ip Address yang tidak terpakai tersebut.
dengan jalan membagi Ip Network menjadi beberapa network yang lebih kecil yang disebut
subnet.
Rumus untuk menghitung subnet adalah : 2x
x adalah jumlah bit yang diselubungi
Rumus untuk menghitung Host adalah : 2y – 2
y adalah jumlah bit yang tersisa untuk host Id
Contoh Subnetting :
Jika suatu perusahaan telah mendapatkan Ip Address 1 92.168.100.0, sehingga bisa
dibangun suatu jaringan dengan jumlah host yang sangat besar yaitu 224 – 2 host.
Sedangkan jumlah computer yang ada hanya 100 unit. Agar Ip Network tersebut bisa
bermanfaat, maka diperlukan pembagian subnet. Dari Ip jaringan tersebut bisa kita bagi
subnetnya dengan cara :
Jumlah computer yang tersedia sebanyak 100 unit, sehingga biner subnetmasknya adalah
1111 1111.1111 1111.1111 1111.10000000 atau 255.255.255.128,
Sehingga jumlah hostnya = 2y - 2
= 27 – 2
= 128 – 2 = 126 Host
Menghitung subnet = 2 x
= 21 = 2
Menghitung range per subnet = 256 – 128 = 128
Jadi range pertama 0
Range kedua 128

Tebel range ipnya :


Share:

Subnet Masking

Nilai subnet mask berfungsi utuk manajemen jumlah host. Dengan subnet mask
router dapat menentukan bagian mana yang menunjukan alamat jaringan (network ID)
dan bagian mana yang menunjukan alamat host (HOST ID).
Format subnetmask terdiri dari 32 bit, yang setiap 8 bitnya dipisahkan dengan
tanda titik (dot). Pada subnet mask default, bit yang menunjukan alamat jaringan di isi
dengan binner 1 semua sedang bit yang menunjukan HOST diisi deng an biner 0 semua.

Berikut merupakan table dari subnet mask default.


Contoh :
Kelas A
IP Address : 10.0.0.1
Subnet mask : 255.0.0.0
Network Id : 10.0.0.0
Broadcast Id : 10.255.255.255

Kelas B
IP Address : 172.16.0.1
Subnet mask : 255.255.0.0
Network Id : 172.16.0.0
Broadcast Id : 172.16.255.255
Kelas C
IP Address : 192.168.1.1
Subnet mask : 255.255.255.0
Network Id : 192.168.1.0
Broadcast Id : 192.168.1.255

Dalam system operasi linux penulisan subnet mask ditulis dengan tanda “/”
Contoh :
· Address 192.168.0.1 /24 (Kelas C)
/24 diambil dari banyaknya jumlah angka 1 dari subnet. Subnet kelas C adalah jika
ditulis secara decimal adalah 255.255.255.0 = 1111 1111.1111 1111.1111
11111111.0000 0000 jika ditulis dengan bilangan biner. Jadi kalau dihitung jumlah
angka 1 nya adalah sebanyak 24.
· Address 172.16.0.1 /16 (kelas B)
· Address 10.0.0.1/8 (kelas A)
Contoh Kasus Mencari Subnet mask :
Dalam sebuah lab jaringan computer tersedia 14 komputer, antar computer di buat
LAN dengan Topologi Star. Jika dalam LAN terse but di kehendaki dengan alamat
jaringan kelas C (misalkan 192.168.0.0). tentukan :
Subnet mask dan range IP Address computer dalam LAN tersebut ?
Jawaban :
Subnet mask kelas C
= 1111 1111.1111 1111.1111 1111.1111 0000
= 255.255.255.240
Jumlah host = 2y – 2
= 24 – 2
= 14
Sehingga range Ip Addressnya adalah

Cek dengan IP Kalkulator Untuk membandingkannya

Dari :Berbagai sumber

Share:

Soal Menanyakan Subnetmask

Soal yang menanyakan subnetmask apa yang sebaiknya digunakan dengan batasan jumlah host atau subnet yang ditentukan dalam soal. Untuk menjawab soal seperti ini kita gunakan rumus menghitung jumlah host per subnet, yaitu 2y – 2, dimana y adalah banyaknya binari 0 pada oktet terakhir subnetmask. Dan apabila yang ditentukan adalah jumlah subnet, kita menggunakan rumus 2x (cara setelah 2005) atau 2x – 2 (cara sebelum 2005), dimana x adalah banyaknya binari 1 pada oktet terakhir subnetmask.
  • Soal: A company is planning to subnet its network for a maximum of 27 hosts. Which subnetmask would provide the needed hosts and leave the fewest unused addresses in each subnet?

    Jawab: Karena kebutuhan host adalah 27,  kita tinggal masukkan ke rumus 2y– 2, dimana jawabannya tidak boleh kurang dari (atau sama dengan) 27. Jadi2y – 2 >= 27, sehingga nilai y yang tepat adalah 5 (30 host). Sekali lagi karena y adalah banyaknya binari 0 pada oktet terakhir subnetmask, maka kalau kita susun subnetmasknya menjadi 11111111.11111111.11111111.11100000 atau kalau kita desimalkan menjadi255.255.255.224. Itulah jawabannya 
  • Soal: You have a Class B network ID and need about 450 IP addresses per subnet. What is the best mask for this network?

    Jawab2y – 2 >= 450. Nilai y yang tepat adalah 9 (510 host). Jadi subnetmasknya adalah: 11111111.11111111.11111110.00000000 atau kalau didesimalkan menjadi 255.255.254.0 (itulah jawabannya! .

  • Soal: Refer to the exhibit. The internetwork in the exhibit has been assigned the IP address 172.20.0.0. What would be the appropriate subnet mask to maximize the number of networks available for future growth?


    Jawab: Cari jumlah host per subnet yang paling besar, jadikan itu rujukan karena kalau kita ambil terkecil ada kemungkinan kebutuhan host yang lebih besar tidak tercukupi. Jadi untuk soal ini 2y – 2 >= 850. Nilai y yang paling tepat adalah 10 (1022 host). Jadi subnetmasknya adalah 11111111.11111111.11111100.00000000 atau 255.255.252.0
Soal Dari : Bp.Romi Satriawahono : Pakar sains Computer
Share:

Sejarah Jaringan Komputer

   Sejarah jaringan komputer bermula dari lahirnya konsep jaringan komputer pada tahun 1940-an di Amerika yang digagas oleh sebuah proyek pengembangan komputer MODEL I di laboratorium Bell dan group riset Universitas Harvard yang dipimpin profesor Howard Aiken. Pada mulanya proyek tersebut hanyalah ingin memanfaatkan sebuah perangkat komputer yang harus dipakai bersama. Untuk mengerjakan beberapa proses tanpa banyak membuang waktu kosong dibuatlah proses beruntun (Batch Processing), sehingga beberapa program bisa dijalankan dalam sebuah komputer dengan kaidah antrian.
Kemudian ditahun 1950-an ketika jenis komputer mulai berkembang sampai terciptanya super komputer, maka sebuah komputer harus melayani beberapa tempat yang tersedia (terminal), untuk itu ditemukan konsep distribusi proses berdasarkan waktu yang dikenal dengan nama TSS (Time Sharing System).Maka untuk pertama kalinya bentuk jaringan (network) komputer diaplikasikan. Pada sistem TSS beberapa terminal terhubung secara seri ke sebuah komputer atau perangkat lainnya yang terhubung dalam suatu jaringan (host) komputer. Dalam proses TSS mulai terlihat perpaduan teknologi komputer dan teknologi telekomunikasi yang pada awalnya berkembang sendiri-sendiri. Departemen Pertahanan Amerika, U.S. Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA) memutuskan untuk mengadakan riset yang bertujuan untuk menghubungkan sejumlah komputer sehingga membentuk jaringan organik pada tahun 1969. Program riset ini dikenal dengan nama ARPANET. Pada tahun 1970, sudah lebih dari 10 komputer yang berhasil dihubungkan satu sama lain sehingga mereka bisa saling berkomunikasi dan membentuk sebuah jaringan.[3] Dan pada tahun 1970 itu juga setelah beban pekerjaan bertambah banyak dan harga perangkat komputer besar mulai terasa sangat mahal, maka mulailah digunakan konsep proses distribusi (Distributed Processing).[1] Dalam proses ini beberapa host komputer mengerjakan sebuah pekerjaan besar secara paralel untuk melayani beberapa terminal yang tersambung secara seri disetiap host komputer. Dalam proses distribusi sudah mutlak diperlukan perpaduan yang mendalam antara teknologi komputer dan telekomunikasi, karena selain proses yang harus didistribusikan, semua host komputer wajib melayani terminal-terminalnya dalam satu perintah dari komputer pusat.


Ini adalah Model Time Sharing System (TSS)

Pada tahun 1972, Roy Tomlinson berhasil menyempurnakan program surat elektonik (email) yang dibuatnya setahun yang lalu untuk ARPANET.[3] Program tersebut begitu mudah untuk digunakan, sehingga langsung menjadi populer. Pada tahun yang sama yaitu tahun 1972, ikon at (@) juga diperkenalkan sebagai lambang penting yang menunjukan “at” atau “pada”. Tahun 1973, jaringan komputer ARPANET mulai dikembangkan meluas ke luar Amerika Serikat.[3] Komputer University College di London merupakan komputer pertama yang ada di luar Amerika yang menjadi anggota jaringan Arpanet. Pada tahun yang sama yaitu tahun 1973, dua orang ahli komputer yakni Vinton Cerf dan Bob Kahn mempresentasikan sebuah gagasan yang lebih besar, yang menjadi cikal bakal pemikiran International Network (Internet).Ide ini dipresentasikan untuk pertama kalinya di Universitas Sussex. Hari bersejarah berikutnya adalah tanggal 26 Maret 1976, ketika Ratu Inggris berhasil mengirimkan surat elektronik dari Royal Signals and Radar Establishment di Malvern.Setahun kemudian, sudah lebih dari 100 komputer yang bergabung di ARPANET membentuk sebuah jaringan atau network.[3]



Peta logika dari ARPANET

Tom Truscott, Jim Ellis dan Steve Bellovin, menciptakan newsgroups pertama yang diberi nama USENET (User Network) pada tahun 1979.[4] Tahun 1981, France Telecom menciptakan sesuatu hal yang baru dengan meluncurkan telepon televisi pertama, di mana orang bisa saling menelepon yang juga berhubungan dengan video link.

Seiring dengan bertambahnya komputer yang membentuk jaringan, dibutuhkan sebuah protokol resmi yang dapat diakui dan diterima oleh semua jaringan.Untuk itu, pada tahun 1982 dibentuk sebuah Transmission Control Protocol (TCP) atau lebih dikenal dengan sebutan Internet Protocol (IP) yang kita kenal hingga saat ini. Sementara itu, di Eropa muncul sebuah jaringan serupa yang dikenal dengan Europe Network (EUNET) yang meliputi wilayah Belanda, Inggris, Denmark, dan Swedia.Jaringan EUNET ini menyediakan jasa surat elektronik dan newsgroup USENET.
Untuk menyeragamkan alamat di jaringan komputer yang ada, maka pada tahun 1984 diperkenalkan Sistem Penamaan Domain atau domain name system, yang kini kita kenal dengan DNS. Komputer yang tersambung dengan jaringan yang ada sudah melebihi 1000 komputer lebih.[3] Pada 1987, jumlah komputer yang tersambung ke jaringan melonjak 10 kali lipat menjadi 10000 lebih.
Jaringan komputer terus berkembang pada tahun 1988, Jarkko Oikarinen seorang berkebangsaan Finlandia menemukan sekaligus memperkenalkan Internet Relay Chat atau lebih dikenal dengan IRC yang memungkinkan dua orang atau lebih pengguna komputer dapat berinteraksi secara langsung dengan pengiriman pesan (Chatting ). Akibatnya, setahun kemudian jumlah komputer yang saling berhubungan melonjak 10 kali lipat. tak kurang dari 100000 komputer membentuk sebuah jaringan. Pertengahan tahun 1990 merupakan tahun yang paling bersejarah, ketika Tim Berners Lee merancang sebuah programe penyunting dan penjelajah yang dapat menjelajai komputer yang satu dengan yang lainnya dengan membentuk jaringan.Programe inilah yang disebut Waring Wera Wanua atau World Wide Web.
Komputer yang saling tersambung membentuk jaringan sudah melampaui sejuta komputer pada tahun 1992. Dan pada tahun yang sama muncul istilah surfing (menjelajah).[3] Dan pada tahun 1994, situs-situs di internet telah tumbuh menjadi 3000 alamat halaman, dan untuk pertama kalinya berbelanja melalui internet atau virtual-shopping atau e-retail muncul di situs.[3] Pada tahun yang sama Yahoo! didirikan, yang juga sekaligus tahun kelahiran Netscape Navigator 1.0.

Sumber dari :http://id.wikipedia.org/

Share:

My Channel

Podcast

MY SCHEDULE

Contact Us

Nama

Email *

Pesan *

Blog Archive

Diberdayakan oleh Blogger.