Prayogo Official: Flash Menengah

Inspira Karya Cipta

Selamat Datang Di Prayogo Official

Portal sharing and Caring ,edukasi, Tips, Digital Marketing, Workshop, Seminar, Training, Multiedia Dan Program Komputer

Selamat Datang Di Prayogo Official

Portal sharing and Caring ,edukasi, Tips, Digital Marketing, Workshop, Seminar, Training, Multiedia Dan Program Komputer

Selamat Datang Di Prayogo Official

Portal sharing and Caring ,edukasi, Tips, Digital Marketing, Workshop, Seminar, Training, Multiedia Dan Program Komputer

Selamat Datang Di Prayogo Official

Portal sharing and Caring ,edukasi, Tips, Digital Marketing, Workshop, Seminar, Training, Multiedia Dan Program Komputer

Selamat Datang Di Prayogo Official

Portal sharing and Caring ,edukasi, Tips, Digital Marketing, Workshop, Seminar, Training, Multiedia Dan Program Komputer

Tampilkan postingan dengan label Flash Menengah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Flash Menengah. Tampilkan semua postingan

15.1.14

Fungsi Script

  1. Fscommand, digunakan untuk mengatur tampilan jendela proyektor file SWF.Terdiri atas :
¡  Quit, menutup file
¡  Fullscreen, mengubah proyektor SWF menjadi penuh atau tidak(max/min).
¡  Allowscale,memperbesar tampilan proyektor
¡  Showmenu, menghilangkan atau menampilkan baris menu pada proyektor SWF.
  1. getURL, digunakan untuk membuka alamat url
  2. LoadMovie, digunakan untuk membuka file SWF eksternal yang berada di luar movie utama namun masih dalam folder utama.
  3. LoadMovieNum, sama seperti loadmovie tapi tidak perlu target cukup level.
  4. LoadVariables, menampilkan variabel eksternal ke dalam movie flash. Txt atau php


Share:

Pengertian Action

  1. Dengan adanya action memungkinkan pemberian  perintah  terhadap animasi yang kita buat.
  2. Selain memberikan perintah pada animasi, kita juga bisa mengisikan pemrograman dengan action.
  3. Flash menggunakan bahasa ActionScript untuk menambahkan interaktivitas  ke  dalam animasi.
  4. Bahasa ActionScript ini mirip dengan bahasa JavaScript.
  5. Pada dasarnya ActionScript  ini adalah suatu kumpulan perintah yang digunakan untuk mengaktifkan suatu action tertentu. 
BASIC ACTIONS
Go To untuk melompat ke frame atau scene tertentu.
Play and stop untuk memainkan dan menghentikan animasi.
Toggle High Quality untuk mengatur kualitas  penampilan animasi tersebut.
Get URL untuk sebagai link ke suatu situs.
FSCommand untuk mengendalikan player Flash yang menjalankan animasi.
Load Movie dan Unload Movie untuk menampilkan ataupun menghilangkan animasi.
Tell Target untuk mengendalikan animasi dan klip lainnya.

If Frame is Loaded untuk menjalankan action yang akan mengawasi apakah frame tertentu telah dijalankan. 
Share:

Animasi Teks

Animasi teks sering digunakan di flash, misalnya pada banner. Bagi anda yang tidak mau repot membuatnya, anda bisa menggunakan software Swish Max. Tapi jika anda tidak mempunyai software tersebut, anda juga bisa menggunakan flash. Berikut ini beberapa contoh animasi teks hasil berkreasi di flash. 
Animasi 1
1. Buatlah sebuah Static Text bertuliskan Animasi Teks. Tempatkan di tengah-tengah stage.
2. Seleksi text tersebut dan tekan F8. Pada kotak dialog yang muncul masukan teks sebagai Name dan pilih Movie Clip sebagai Type dan tekan OK.
3. Klik kanan frame 30 pilih Insert Keyframe.
4. Klik frame 1, seleksi movie clip teks dan tekan Ctrl+F3 untuk memunculkan kotak Properties. Ubah color menjadi alpha 0% pada kotak properties tersebut.
5. Klik kanan frame 1 dan pilih Create Motion Tween.
6. Klik frame 30 dan tekan F9. Pada kotak dialog Actions yang muncul masukan script berikut untuk menghentikan animasi :
1
stop();
7. Tekan Ctrl+Enter untuk melihat hasilnya.
Animasi 2
1. Buatlah sebuah Static Text bertuliskan Animasi Teks. Tempatkan di tengah-tengah stage.
2. Seleksi text tersebut dan tekan F8. Pada kotak dialog yang muncul masukan teks sebagai Name dan pilih Movie Clip sebagai Type dan tekan OK.
3. Klik kanan frame 15 pilih Insert Keyframe. Ubah ukuran movie clip teks di frame 15 menjadi lebih besar.
4. Klik kanan frame 1 dan pilih Create Motion Tween.
5. Klik frame 30 dan tekan F9. Pada kotak dialog Actions yang muncul masukan script berikut untuk menghentikan animasi :
1
stop();
6. Tekan Ctrl+Enter untuk melihat hasilnya.
Animasi 3
1. Buatlah sebuah Static Text bertuliskan Animasi Teks. Tempatkan di tengah-tengah stage.
2. Seleksi text tersebut dan tekan F8. Pada kotak dialog yang muncul masukan teks sebagai Name dan pilih Movie Clip sebagai Type dan tekan OK.
3. Klik kanan frame 15 pilih Insert Keyframe. Ubah ukuran movie clip teks di frame 15 menjadi lebih kecil.
4. Klik kanan frame 1 dan pilih Create Motion Tween.
5. Klik frame 30 dan tekan F9. Pada kotak dialog Actions yang muncul masukan script berikut untuk menghentikan animasi :
1
stop();
6. Tekan Ctrl+Enter untuk melihat hasilnya.
Animasi 4
1. Buatlah sebuah Static Text bertuliskan Animasi Teks. Tempatkan di tengah-tengah stage.
2. Seleksi text tersebut dan tekan F8. Pada kotak dialog yang muncul masukan teks sebagai Name dan pilih Movie Clip sebagai Type dan tekan OK.
3. Klik kanan frame 25 pilih Insert Keyframe. Ubah ukuran movie clip teks di frame 25 menjadi lebih kecil.
4. Klik kanan frame 1 dan pilih Create Motion Tween.
5. Klik frame 1 dan tekan Ctrl+F3 untuk memunculkan kotak Properties. Pada kotak properties yang muncul ubah Rotate menjadi CW.
6. Klik frame 30 dan tekan F9. Pada kotak dialog Actions yang muncul masukan script berikut untuk menghentikan animasi :
1
stop();
7. Tekan Ctrl+Enter untuk melihat hasilnya.
Animasi 5
1. Buatlah sebuah Static Text bertuliskan Animasi Teks. Tempatkan di luar stage bagian atas.
2. Seleksi text tersebut dan tekan F8. Pada kotak dialog yang muncul masukan teks sebagai Name dan pilih Movie Clip sebagai Type dan tekan OK.
3. Klik kanan frame 30 pilih Insert Keyframe. Ubah letak movie clip teks di frame 30 menjadi berada di tengah-tengah stage.
4. Klik frame 1, seleksi movie clip teks dan tekan Ctrl+F3 untuk memunculkan kotak Properties. Ubah color menjadi alpha 0% pada kotak properties tersebut.
5. Klik frame 1 dan tekan Ctrl+F3 untuk memunculkan kotak Properties. Pada kotak properties yang muncul ubah Rotate menjadi CW.
6. Klik frame 30 dan tekan F9. Pada kotak dialog Actions yang muncul masukan script berikut untuk menghentikan animasi :
1
stop();

7. Tekan Ctrl+Enter untuk melihat hasilnya.
Share:

Membuat Obyek Berputar

Membuat objek berputar ada 2 cara yaitu dengan motion rotate dan actionscript _rotation.
A. Motion Rotate
1. Buatlah sebuah flash document.
2. Buat sebuah bintang segi 6. Seleksi bintang tersebut dan tekan F8. Pada panel yang muncul pilih Movie Clip sebagai type lalu tekan OK.
3.  Klik kanan frame 20 dan pilih Insert keyframe.
4. Klik frame 1 dan tekan Ctrl+F3. Pada panel properties yang muncul ubah Tween dari None menjadi Motion. Lalu ubah Rotate menjadi CW (Clock Wise/searah jarum jam) atau CCW (Counter Clock Wise/berlawanan arah jarum jam).
5. Terakhir test movie dengan menekan CTRL+ENTER.

Hasil animasi berputar dengan motion rotate
Share:

MEMBUAT WARNA OBYEK MENJADI TRANSPARANT

Kita dapat mengubah warna suatu objek menjadi transparan ketika kita sedang mewarnainya. Tetapi bagaimana kita mengubah warna suatu objek menjadi transparan ketika movie dijalankan? Jawabannya dengan menggunakan _alpha (Actionscript). Berikut cara penggunaanya :
1. Buatlah sebuah lingkaran dan jadikanlah movie clip seperti gambar dibawah ini :
Ingatlah warna movie clip ini
2. Seleksi movie clip tersebut dan tekan F9
3. Berikan actionscript berikut :
1
2
3
4
5
onClipEvent (enterFrame) {
        //semakin kecil nilainya semakin transparan warnanya
        //nilai maksimal 100 dan nilai minimalnya 0
        _alpha = 40;
}
4. Test movie dengan menekan CTRL+ENTER.
Hasilnya warna movie clip tersebut menjadi lebih transparan
5. Untuk lebih jelasnya, buatlah sebuah Dynamic Text dengan Var : angka. Tempatkan Dynamic Text ini di bagian kanan atas stage
6. Buatlah sebuah Static Text berisi tulisan _alpha dan tempatkan disebelah Dyanamic Text yang anda buat tadi.
7. Hapus actionscript yang ditulis tadi dan ganti dengan actionscript dibawah ini :
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
onClipEvent (enterFrame) {
        //nilai alpha akan dikurangi 1 secara terus menerus
        _alpha--;
        //ketika nilai alpha kurang dari 0
        if (_alpha<0) {
               //nilai alpha diubah kembali menjadi 100
               _alpha = 100;
        }
        //nilai dynamic  text angka sama dengan nilai alpha lingkaran
        _root.angka = _alpha;
}
8. Test movie dengan menekan CTRL+ENTER.

Semakin kecil nilai _alpha semakin transparan warna lingkaran
Share:

PREV FRAME

prevFrame digunakan untuk memainkan 1 frame sebelumnya sedangkan nextFrame digunakan untuk memainkan 1 frame berikutnya. Penulisannya :
1
2
prevFrame();
nextFrame();
Berikut contoh penggunaannya :
1. Buatlah flash document.

2. Seleksi frame 1-5 dan tekan F7.
3. Buatlah sebuah static text pada masing-masing frame bertuliskan frame 1, frame 2, frame 3, frame 4, dan  frame 5.
4. Klik frame 1 dan tekan F9. Pada panel actions yang muncul masukan script berikut:
1
2
//hentikan animasi
stop();
5. Tekan tombol Insert Layer sehingga muncul layer baru bernama Layer 2.
6. Buatlah 2 buah tombol masing-masing bertuliskan Prev dan Next pada frame 1 Layer 2.
7. Seleksi tombol bertuliskan Prev dan tekan F9. Pada panel actions yang muncul masukkan script berikut :
1
2
3
4
5
//ketika tombol ini ditekan
on (press) {
        //mainkan 1 frame sebelumnya
        prevFrame();
}
8. Seleksi tombol bertuliskan Next dan tekan F9. Pada panel actions yang muncul masukkan script berikut :
1
2
3
4
5
//ketika tombol ini ditekan
on (press) {
        //mainkan 1 frame berikutnya
        nextFrame();
}
9. Tekan Ctrl+Enter untuk melihat hasilnya
Tekan tombol prev untuk menuju 1 frame sebelumnya dan next untuk 1 frame berikutnya



Share:

STOP,PLAY,GOTO AND PLAY GOTO AND STOP

4 Actionscript yang akan kita pelajari berikut ini adalah stop();  play();  gotoAndPlay();  dan gotoAndStop();. Masing-masing script tersebut sering digunakan. Fungsi seluruh script tersebut hanya mengurusi bagian frame. Untuk lebih jelasnya seilahkan baca di bawah ini :
1. stop
berfungsi menghentikan frame yang dimainkan. Penulisannya :
1
stop();
2. play
berfungsi memainkan frame. Frame yang dimainkan hanya frame berikutnya anda tidak dapat mengatur di frame mana yang akan dimainkan. Misalnya anda menaruh tombol dengan script play di dalamnya dan berada di frame 4, dan jika tombol tersebut ditekan maka akan memainkan frame 5, frame 6, frame 7, dst. Penulisannya :
1
play();
3. gotoAndPlay
fungsinya hampir sama dengan play tetapi dengan gotoAndPlay anda dapat mengatur di frame/frame label mana yang akan dimainkan. Misalnya Misalnya anda menaruh tombol dengan script gotoAndPlay(9) di dalamnya dan berada di frame 1, dan jika tombol tersebut ditekan maka akan memainkan frame 10, frame 11, frame 12, dst. Untuk memainkan frame anda cukup menuliskan angka didalam tanda kurung. Untuk memainkan frame label anda harus menuliskan frame label di antara tanda kutip. Jika menggunakan variable, anda dapat menuliskannya langsung seperti menuliskan angka frame. Penulisannya :
1
2
3
4
5
6
7
8
//masukkan langsung jika yang dimasukkan angka frame
gotoAndPlay(5);
 
//berikan tanda kutip di antara frameLabel
gotoAndPlay("frameLabel");
 
//masukkan langsung jika yang dimasukkan variable
gotoAndPlay(namaVariable);
4. gotoAndStop
fungsinya hampir sama dengan gotoAndPlay hanya saja frame yang dituju tidak dimainkan seterusnya melainkan berhenti. Misalnya Misalnya anda menaruh tombol dengan script gotoAndPlay(9) di dalamnya dan berada di frame 1, dan jika tombol tersebut ditekan maka akan memainkan frame 10 dan tidak akan dilanjutkan ke frame berikutnya. Untuk memainkan frame label anda harus menuliskan frame label di antara tanda kutip. Jika menggunakan variable, anda dapat menuliskannya langsung seperti menuliskan angka frame. Penulisannya:
1
2
3
4
5
6
7
8
//masukkan langsung jika yang dimasukkan angka frame
gotoAndStop(5);
 
//berikan tanda kutip di antara frameLabel
gotoAndStop("frameLabel");
 
//masukkan langsung jika yang dimasukkan variable
gotoAndStop(namaVariable);
Untuk contoh penggunaanya silahkan membuat animasi frame yang simpel berikut ini:
1. Buatlah sebuah Flash Document dengan panjang 300px dan lebar 300px serta 2fps sebagai frame ratenya.
2. Seleksi frame 1 sampai 5 lalu tekan F7. Maka di timeline akan tampil seperti berikut ini:


Tampilan timeline
3. Buatlah static text di masing-masing frame dengan tulisan FRAME 1 di bagian frame 1, FRAME 2 di bagian frame 2 dst
4. Sehingga apabila anda menekan Ctrl+Enter maka akan tampil seperti di bawah ini:
Simpel animasi frame
Ok.. sekarang animasi frame yang akan digunakan untuk mencoba ke empat script diatas sudah jadi. Sekarang kita akan mulai menerapkan scriptnya ke animasi frame tersebut.
Contoh penggunaan script stop:
1. Buatlah animasi frame simpel diatas
2. Klik frame 1 dan tekan F9. Pada kotak dialog yang muncul masukkan script berikut:
1
2
//hentikan animasi frame
stop();
3. Tekan Ctrl+Enter untuk melihat hasilnya.
Animasi berhenti di frame 1
Contoh penggunaan script play:
1. Buatlah animasi frame simpel diatas
2. Buatlah 2 buah tombol dengan masing-masing di beri tulisan PLAY dan STOP.
3. Klik tombol yang memiliki tulisan PLAY dan tekan F9. Pada kotak actions yang muncul masukkan script berikut:
1
2
3
4
5
//ketika tombol ditekan
on (press) {
        //mainkan animasi frame
        play();
}
4. Klik tombol yang memiliki tulisan STOP dan tekan F9. Pada kotak actions yang muncul masukkan script berikut:
1
2
3
4
5
//ketika tombol ditekan
on (press) {
        //hentikan animasi frame
        stop();
}
5. Tekan Ctrl+Enter untuk melihat hasilnya.
Tekan tombol stop untuk menghentikan animasi dan tekan tombol play untuk menjalankannya lagi
Contoh penggunaan script gotoAndPlay:
1. Buatlah animasi frame simpel diatas
2. Klik frame 1 dan tekan F9. Pada kotak ations yang muncul masukkan script berikut:
1
2
//hentikan animasi frame
stop();
3. Buatlah sebuah tombol dengan tulisan gotoAndPlay di dalamnya. Klik tombol tersebut dan tekan F9. Pada kotak dialog yang muncul masukkan script berikut :
1
2
3
4
5
//ketika tombol ditekan
on (press) {
        //mainkan frame 3
        gotoAndPlay(3);
}
4. Tekan Ctrl+Enter untuk melihat hasilnya.
Ketika tombol ditekan, animasi langsung memainkan frame 3
Contoh penggunaan script gotoAndStop:
1. Buatlah animasi frame simpel diatas
2. Klik frame 1 dan tekan F9. Pada kotak ations yang muncul masukkan script berikut :
1
2
//hentikan animasi frame
stop();
3. Buatlah sebuah tombol dengan tulisan gotoAndStop di dalamnya. Klik tombol tersebut dan tekan F9. Pada kotak dialog yang muncul masukkan script berikut :
1
2
3
4
5
//ketika tombol ditekan
on (press) {
        //animasi berhenti di frame 4
        gotoAndStop(4);
}

4. Tekan Ctrl+Enter untuk melihat hasilnya.

Ketika tombol ditekan, animasi langsung berhenti di frame 4
Selamat Mencoba
Share:

Membuat Password

Password digunakan untuk melindungi data-data agar hanya bisa dibuka oleh pemiliknya saja. Hal serupa dapat kita lakukan di Flash. Kita dapat membuat sebuah form Password yang kita tempatkan saat swf tampil sehingga ketika password yang dimasukan salah maka swf tidak bisa dijalankan. Tutorial mengenai bentuk dasar form password tersebut dapat anda lihat di bawah ini :
1. Buatlah 3 buah Blank Keyframe (seleksi 3 buah frame lalu tekan F7) dan berikan script berikut pada ketiga Blank Keyframe tersebut :
1
stop();



Gambar Blank Keyframe yang telah diberi script stop();
2. Pilih frame 1 dan buatlah sebuah Static Text bertuliskan Password:
3. Buatlah sebuah Input Text dengan Var : jawaban. Berikan angka 11 pada Maximum characters (hal ini akan membuat jumlah huruf/angka yang dapat dimasukan di Input Text hanya 11 karakter) dan ubah Line type menjadi Password (hal ini akan membuat huruf/angka yang dimasukkan tulisannya akan berbentuk * ,   jika anda tidak ingin tulisannya berbentuk * maka pilih Single Line sebagai Line Type)


Gambar Properties Input Text
4. Masih di Frame 1 buatlah sebuah Symbol Button bertuliskan OK dan masukan script berikut pada Button tersebut :
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
on (press) {
        //jika jawaban diisi prayogo
        if (jawaban == "prayogo") {
               //jawaban benar, mainkan frame 2
               gotoAndStop(2);
        } else {
               //jawaban salah,mainkan frame 3
               gotoAndStop(3);
        }
}
5. Pindah ke Frame 2, buatlah sebuah Static Text bertulisakan Password yang anda masukan benar
6. Buatlah sebuah Symbol Button bertuliskan Back dan berikan script berikut pada button tersebut :
1
2
3
4
5
6
on (release) {
        //jawaban dikosongkan
        jawaban = "";
        //mainkan frame 1
        gotoAndStop(1);
}
7. Copy seluruh objek-objek yang ada di Frame 2. Lalu pindah ke Frame 3 dan paste-kan yang tadi dicopy.
8. Ubah Static Text di Frame 3 menjadi Password yang anda masukan salah

9. Test Movie dengan menekan Ctrl+Enter
Masukan Password Prayogo
Share:

Membuat Link

Sesuai judulnya, kali ini kita akan belajar memasukkan links ke dalam teks atau gambar. Untuk membuat links tersebut kita akan menggunakan script getURL. Penulisannya :
getURL(url, window);
url = alamat yang ingin anda masukkan sebagai links
window = bagaimana links tersebut dibuka, terdapat 4 pilihan : _self, _blank, _parent, _top
_self = membuka links pada window tempat links berada
_blank = membuka links pada window baru (kalau pada browser istilahnya new tab)
_parent = membuka links pada parent tempat links berada. Hampir sama dengan _self
_top = membuka links pada top level frame tempat links berada. Hampir sama dengan _self
Url dan window tersebut ditulis dalam tanda kutip. Pada tutorial berikut ini kita akan menggunakan _blank sebagai windownya.
Membuat links pada teks
1. Buatlah sebuah flash document.
2. Buatlah sebuah static text dengan tulisan Prayogo,S.Kom berwarna biru.
3. Seleksi tulisan tersebut dan tekan F8. Pada panel yang muncul masukkan wfteks sebagai name dan button sebagai type lalu tekan ok.
4. Seleksi button wfteks_btn di stage dan tekan Ctrl+F3. Pada panel properties yang muncul masukkan wfteks sebagai instance name.
5. Klik kanan button wfteks di stage kemudian pilih Edit.
6. Seleksi frame Over, Down, dan Hit lalu tekan F6. Ubah warna tulisan Prayogo,S.Kom pada frame over menjadi biru muda. Ubah warna tulisan Prayogo, S.Kom pada frame Down menjadi biru tua.
7. Kemudian pada frame Hit buatlah sebuah persegi panjang dengan panjang dan lebar sama dengan panjang dan lebar sama dengan panjang dan lebar static text bertuliskan Prayogo ,S.Kom. Letakkan persegi panjang tersebut tepat di tengah tengah tulisan Prayogo,S.Kom sehingga tulisannya tertutup oleh persegi panjang.
8. Tekan Ctrl+E untuk kembali ke stage scene 1.
9. Klik frame 1 dan tekan F9. Pada panel actions yang muncul masukkan script berikut :
1
2
3
4
5
//ketika button wfteks ditekan
wfteks.onRelease = function() {
        //buka www.e-prayogo.blogspot.com pada window/tab baru
        getURL("http://www.e-prayogo.blogspot.com", "_blank");
};

10. Tekan Ctrl+Enter untuk melihat hasilnya.
Selamat Mencoba semoga berhasil
Share:

Fscommand

Kali ini kita akan mempelajari cara menggunakan fscommand. Ada 6 jenisnya tapi kita hanya akan mempelajari 5 jenis saja.
1. fscommand fullscreen
Kegunaan : membuat flash movie/swf yang dimainkan menjadi fullscreen jika nilainya true. Bagi anda yang menginginkan flash movie/swf tampil fullscreen anda bisa menggunakan fscommand ini.
Penulisannya :
1
fscommand("fullscreen", "true");
2. fscommand allowscale
Kegunaan : Ukuran konten di dalam swf tidak akan berubah walaupun ukuran window swf diperbesar jika nilainya false. Penulisannya :

1
fscommand("allowscale", "false");
3. fscommand showmenu
Kegunaan : menghilangkan menu File, View, Control, Help dan jika swf diklik kanan maka hanya muncul settings dan about jika nilainya true. Kelemahannya, di swf akan sedikit muncul ruang kosong di bagian atas dan bawah / konten akan terlihat sedikit mengecil. Penulisannya :

1
fscommand("showmenu", "false");
4. fscommand trapallkeys
Kegunaan : membuat pengguna tidak bisa menggunakan keyboard di swf yang dimainkan jika nilainya true. Keyboard hanya bisa digunakan dengan actionscript key (contohnya : if (Key.isDown(Key.BACKSPACE)) {} ). Penulisannya :

1
fscommand("trapallkeys", "true");
5. fscommand quit
Kegunaan : menutup swf yang dimainkan. Tidak ada nilainya. Penulisannya :

1
fscommand("quit", "");

Kelimanya dapat digunakan secara bersama-sama. Lihatlah nilai (true/false) masing-masing sesuai keterangan di atas. Jika nilainya berupa kebalikannya (misalnya true diubah menjadi false) maka kegunaannya adalah kebalikan dari kegunaan yang ditulis di atas. Untuk mengetesnya apakah berjalan atau tidak, anda harus memainkan swf-nya langsung (klik 2 kali swf yang akan dimainkan di Windows Explorer). Anda tidak dapat mengetesnya melalui Test Movie.
Share:

Dasar Membuat Tombol


Button adalah salah satu type dari symbol. Button digunakan untuk membuat tombol di flash. DengaNdijadikannya suatu objek menjadi button maka selain objek tersebut menjadi tombol, objek tersebut juga dapat menggunakan beberapa fasilitas dari flash seperti animasi tweenmaskingguide dan juga kita dapat memberikan actionscript pada objek tersebut. Di bawah ini kita akan mempelajari cara dasar membuat tombol. Melalui cara dasar ini anda dapat berkreasi untuk membuat tombol yang bagus dan keren.
1. Buatlah sebuah flash document.
2. Buatlah sebuah lingkaran seperti gambar dibawah ini:
Lingkaran berwarna merah
3. Seleksi lingkaran tersebut kemudian tekan F8 pada keyboard atau bisa juga melalui Modify>Convert to Symbol…
4. Pada kotak dialog yang muncul pilih Button sebagai Typenya seperti gambar dibawah ini :

Button sebagai Type

5. Ubah Name pada kotak dialog tersebut jika diperlukan, kalau sudah selesai tekan OK maka lingkaran      yang anda buat tadi sudah berubah menjadi sebuah Symbol bertype Button.
6. Klik dua kali Button tadi maka anda akan masuk ke stage button.

7. Anda akan melihat jendela Timeline seperti gambar dibawah ini :
Gambar Timeline
Up      : tampilan utama button
Over   : tampilan button ketika kursor mouse berada diatas button
Down  : tampilan button ketika kursor mouse menekan button
Hit      : luas daerah aktif button

8. Pilih bagian Over, kemudian tekan F6 pada keyboard. Ubah warna lingkaran menjadi lebih muda
9. Pilih bagian Down, kemudian tekan F6 pada keyboard. Ubah warna lingkaran menjadi lebih tua
10.Jika anda ingin daerah aktif button menjadi lebih luas, pilih bagian Hit kemudian tekan F6 pada keyboard. Buatlah lingkaran yang ada menjadi lebih besar.
11. Kalau sudah selesai, klik tombol scene pada timeline atau bisa juga tekan CTRL+E pada keyboard.
12. Terakhir test movie dengan menekan CTRL+ENTER.


Tombol yang bagian Hit-nya tidak diberi apa-apa .Tombol yang bagian Hit-nya diisi dengan lingkaran yang lebih besar sehingga daerah aktif tombol menjadi luas.



Share:

My Channel

Podcast

MY SCHEDULE

Contact Us

Nama

Email *

Pesan *

Blog Archive

Diberdayakan oleh Blogger.