Diberdayakan oleh Blogger.

30.12.13

Google Docs

Inovasi tiada henti siapa lagi kalau bukan Google.Ini sebenernya sih sudah agak lama cuma saya lagi sempetin posting sekarang.Google doc mungkin sebagian sudah tak asing lagi.Sudah Pakai atau sudah coba google Doc. Google doc merupakan sebuah layanan yang diluncurkan oleh Google sebagai pengolah kata yag dapat kita nikmati atau kita gunakan secara Murah dan Legal.Apasih Keuntungannya pakai Google Doc yuk simak beberapa keuntungan yang bisa kita dapat ,yuk kita sima beberapa keuntungan yang mendasar dari Google Doc ini :
1. Legal dan Murah 
Jika Pengolah kata yang kita pakai secara legal yang selama ini kita pakai dari Microsoft tentu mahal Lisiensinya namun dengan Google Doc ini kita bisa menggunakan secara gratis dan Legal karena pihak google memang menyediakan secara Free atau gratis.
2. Dimanapun Dan Kapanpun 
Kita dapat mengakses dimana saja dan kapan saja selama kita mempunyai koneksi internet memungkinkan untuk kita membuat laporan atau data yang akan kita buat.Jika kita hendak membuat laporan dan tanpa harus menggunakan perangkat lapto yang kita punya kita bisa mengakses.Apalagi jika penyimpanannya dengan menggunakan Google Drive. Bisa lebih Mudah lagi
3.Simpan di GooGle Drive 
Agar makin mudah untuk keperluan akses kita bisa langsung simpan hasil Laporan yang kita buat dengan menggunakan Google Doc ini jadi sewaktu waktu kita lupa bawa Flash Disk atau Lap top kita bisa langsung Akses lewat Google Drive.
4. Convert ke File Docxt
Wah  yang ini tidak kalah menarik lagi bro bahkan kita bisa mengunduh atau mengkonvert file yang kita buat dengan Google Doc ke file Docxt atau file Word bahkan kita dapat mengunduh dan menkonvert ke file Pdf dan kita tidak harus mempunyai PDF Conveter.Bahkan ke file bentuk lain. Bagaimana tertarik?

Nah itu beberapa keuntungan mendasar yang bisa kita dapatkan dari Google Doc dan sebenarnya masih banyak lagi Keuntungan yang lainnya.Mungkin denga mencoba menggunakan akan makin mengerti keuntungan atau manfaat yang kita dapat dari Google Doc. Tentu saja dengan relatifitas jika kita bandingkan dengan pengolah kata yang mempunyai Lisensi besar,Namun saya Rasa ini merrupakan inovasi dasyat dari google.Bagaimana mau mencicipi GOOGLE Doc monggo.

Salam Hangat



Prayogo

Berbagi File Dengan Drobox

Drobox merupakan sebuah drive atau penyimapanan berbasis Cloud yang memberikan 2GB penyimpanan secara gratis.namun Jika ingin menambah kapasitas bisa lebih namun berbayar.Selain sebagai penyimpanan Drobox juga bisa sebagai tempat untuk bertukar file atau berbagi tautan file.Bagaimana caranya?Mudah sekali caranya yuk ikuti caranya dibawah ini:
1.Klik File yang ingin kita bagikan kepada teman Kita ,umpamanya Presentasi.doc, pada menu diatas ,bukan samping klik bagikan tautan (icon rantai) lalu klik maka akan muncul window pilihan apakah mau kirim lewat email teman atau tidak,kalau tidak close saja.
2.Copy alamat Link nya : bingung Lihat gambar dibawah ini biar jelas:
3. Setelah dicopy lalu letakan pada tautan yang akan masbro kirimin file  seperti contoh mau lewat facebook ,lihat gambar dibawah ini yaa:
4.Beres tinggal kirim status FB ,nah temen kamu tinggal klik dowload nya saja mudah kan ?
Ok samapai disini dulu tips saya sampai ketemu ditip berikut.
salam Hangat 

Prayogo

Konvers,Invers, Dan Kontraposisi

Perhatikan pernytaan di bawah ini! Ø  Ù  Ú  Þ  Û

“Jika suatu bender adalah bendera RI maka ada warna merah pada bendera tersebut”

Bentuk umum implikasi di atas adalah “p Þ q” dengan
p : Bendera RI
q : Bendera yang ada warna merahnya.

Dari implikasi diatas dapat dibentuk tiga implikasi lainnya yaitu :
1.   KONVERS, yaitu q Þ p
Sehingga implikasi diatas menjadi :
“ Jika suatu bendera ada warna merahnya, maka bendera tersebut adalah bendera RI”.

2.   INVERS, yaitu Øp Þ Øq
Sehingga implikasi diatas menjadi :
“ Jika suatu bendera bukan bendera RI, maka pada bendera tersebut tidak ada warna merahnya”.

3.   KONTRAPOSISI, yaitu Øq Þ Øp
Sehingga implikasi di atas menjadi :
“ Jika suatu bendera tidak ada warna merahnya, maka bendera tersebut bukan bendera RI”.

Suatu hal yang penting dalam logika adalah kenyataan bahwa suatu implikasi selalu ekuivalen dengan kontraposisinya, akan tetapi tidak demikian halnya dengan  invers dan konversnya.

Hal ini dapat dilihat dari tabel kebenaran berikut

p
q
Øp
Øq
pÞq
q Þ p
Øp Þ Øq
Øq Þ Øp
T
T
F
F
T
T
T
T
T
F
F
T
F
T
T
F
F
T
T
F
T
F
F
T
F
F
T
T
T
T
T
T


INGKARAN KONVERS, INVERS, DAN KONTRAPOSISI

Contoh 1.8:
Tentukan ingkaran atau negasi konvers, invers, dan kontraposisi dari implikasi berikut.
“Jika suatu bendera adalah bendera RI maka bendera tersebut berwarna merah dan putih”

Penyelesaian

Misal p : Suatu bendera adalah bendera RI
        q : Bendera tersebut berwarna merah dan putih
maka kalimatnya menjadi p Þ q atau jika menggunakan operator dan maka p Þ q ekuivalen(sebanding/») dengan  Øp Ú q. Sehingga

1.   Negasi dari implikasi
Implikasi           : (pÞq) » Øp Ú q
Negasinya        : Ø(ØpÚq) » pÙØq
Kalimatnya       :“Suatu bendera adalah bendera RI dan bendera       tersebut tidak berwarna merah dan putih”.
2.   Negasi dari konvers
Konvers            : qÞp » ØqÚp
Negasinya        : Ø(ØqÚp) » qÙØp
Kalimatnya       : “Ada/Terdapat bendera berwarna merah dan putih tetapi bendera tersebut bukan bendera RI”.
3.   Negasi dari invers
Invers              : Øp Þ Øq » Ø(Øp)ÚØq) » pÙØq
Negasinya        : Ø(pÙØq) » ØpÚq
Kalimatnya       : “Suatu bendera bukan bendera RI atau bendera tersebut berwarna merah dan putih”.
4.   Negasi dari kontraposisi
Kontraposisi      : Øq Þ Øp » Ø(Øq)ÚØp » qÚØp
Negasinya        : Ø(qÚØp) » ØqÙp
Kalimatnya       : “ Suatu bendera tidak berwarna merah dan putih dan bendera tersebut adalah bendera RI”.


1.5 EKUIVALENSI LOGIKA

          Pada tautologi, dan juga kontradiksi, dapat dipastikan bahwa jika dua buah ekspresi logika adalah tautologi, maka kedua buah ekspresi logika tersebut ekuivalen secara logis, demikian pula jika keduanya kontradiksi. Persoalannya ada pada contingent, karena memiliki semua nilai T dan F. Tetapi jika urutan T dan F atau sebaliknya pada tabel kebenaran tetap pada urutan yang sama maka tetap disebut ekuivalen secara logis. Perhatikan pernyataan berikut :

Contoh 1.9 :
1. Dewi sangat cantik dan peramah.
2. Dewi peramah dan sanagt cantik.

Kedua pernyataan di atas, tanpa dipikir panjang, akan dikatakan ekuivalen atau sama saja. Dalam bentuk ekspresi logika dapat ditulis sebagai berikut :
A = Dewi sangat cantik.
B = Dewi peramah.
Maka ekspresi logikanya :
1. A Ù B
2. B Ù A

Jika dikatakan kedua buah ekspresi logika tersebut ekuivalen secara logis maka dapat ditulis A Ù B º B Ù A. Ekuivalensi logis dari kedua ekspresi logika tersebut dapat dibuktikan dengan tabel kebenaran sebagai berikut ini :
A
B
AÙB
BÙA
T
T
T
T
T
F
F
F
F
T
F
F
F
F
F
F

Pembuktian dengan tabel kebenaran diatas, walaupun setiap ekspresi logika memiliki nilai T dan F, tetapi karena memiliki urutan yang sama, maka secara logis tetap dikatakan ekuivalen. Tetapi jika urutan T dan F tidak sama, maka tidak biasa dikatakan ekuivalen secara logis. Tabel kebenaran merupakan alat untuk membuktikan kebenaran ekuivalensi secara logis. Kesimpulan diambil berdasarkan hasil dari tabel kebenaran tersebut. Lihat pernyataan berikut ini :

Contoh 1.10 :
1. Badu tidak pandai, atau dia tidak jujur.
2. Adalah tidak benar jika Badu pandai dan jujur.
Secara intuitif dapat ditebak bahwa kedua pernyataan di atas sebenarnya sama, tetapi bagaimana jika idbuktikan dengan menggunkan tabel kebenaran berdasarkan ekspresi logika. Adapaun langkah-langkahnya :

1. Ubah dahulu argumen di atas ke dalam bentuk ekspresi/notasi logika.
    Misal : A=Badu pandai
               B=Badu jujur
    Maka kalimatnya menjadi
    1. ØAÚØB
    2. Ø(AÙB)

2. Buat tabel kebenarannya

A
B
ØA
ØB
AÙB
ØAÚØB
Ø(AÙB)
T
T
F
F
T
F
F
T
F
F
T
F
T
T
F
T
T
F
F
T
T
F
F
T
T
F
T
T

Perhatikan ekspresi di atas! Meskipun kedua ekspresi logika di atas memiliki nilai kebenaran yang sama, ada nilai T dan F, keduanya baru dikatakan ekuivalen secara logis jika dihubungkan dengan perangkai ekuivalensi dan akhirnya menghasilkan tautologi.

3. Tambahkan perangkai biimplikasi untuk menghasilkan tautologi

ØAÚØB
Ø(AÙB)
ØAÚØB Û Ø(AÙB)
F
F
T
T
T
T
T
T
T
T
T
T

Jika hasilnya adalah tautologi (bernilai T semua), maka dikatakan bahwa kedua argumen tersebut ekuivalen secara logis.